02 November 2026

Get In Touch

Pohon Trembesi Berdiameter 1,1 Meter Tumbang di Durenan, Satu Pengendara Motor Terluka

Petugas BPBD Trenggalek bersama TNI, Polri, dan unsur terkait melakukan evakuasi pohon trembesi yang tumbang dan menutup Jalan Raya Durenan-Trenggalek di Desa Kendalrejo, Kecamatan Durenan.
Petugas BPBD Trenggalek bersama TNI, Polri, dan unsur terkait melakukan evakuasi pohon trembesi yang tumbang dan menutup Jalan Raya Durenan-Trenggalek di Desa Kendalrejo, Kecamatan Durenan.

TRENGGALEK (Lentera) – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, Senin pagi (2/11/2026), mengakibatkan sebuah pohon trembesi berukuran besar tumbang di Jalan Raya Durenan-Trenggalek. Pohon tersebut menimpa seorang pengendara sepeda motor yang sedang melintas hingga mengalami luka ringan.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.50 WIB di ruas jalan Desa Kendalrejo, Kecamatan Durenan. Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek, pohon yang tumbang memiliki diameter sekitar 110 sentimeter dengan tinggi mencapai 15 meter.

Korban merupakan seorang perempuan berusia 23 tahun asal Kabupaten Tulungagung. Saat kejadian, korban tengah melintas menuju arah Bendorejo. Akibat tertimpa pohon, korban mengalami luka ringan dan langsung dievakuasi ke Puskesmas Durenan untuk mendapatkan penanganan medis.

Camat Durenan, Ahmad Zuhdan, mengatakan hujan dengan intensitas cukup deras telah mengguyur wilayahnya sejak sekitar pukul 06.00 WIB. Kondisi tersebut diduga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan pohon berukuran besar itu tumbang.

"Memang dari pagi wilayah kami diguyur hujan. Kebetulan hari ini hujannya relatif agak deras. Kemungkinan kondisi akar pohon juga sudah lemah, sehingga akhirnya roboh," ungkap Zuhdan.

Ia menjelaskan, kondisi sejumlah pohon di sepanjang ruas jalan nasional di Kecamatan Durenan sebelumnya telah menjadi perhatian. Beberapa pohon dinilai terlalu rimbun dan berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama ketika terjadi hujan deras maupun angin kencang.

Menurutnya, pemerintah kecamatan telah beberapa kali menyampaikan permohonan pemangkasan kepada Balai Besar serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Trenggalek agar dilakukan penanganan terhadap pohon-pohon tersebut.

"Kami sudah berulang kali menyampaikan kepada Balai Besar, sekaligus kepada pemerintah kabupaten melalui Dinas Lingkungan Hidup, agar dilakukan pemangkasan," jelasnya.

Pasca kejadian, Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) dan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Trenggalek bersama sejumlah unsur terkait langsung melakukan penanganan di lokasi. Petugas mulai mendatangi lokasi sekitar pukul 07.15 WIB untuk mengevakuasi batang dan ranting pohon yang menutup badan jalan.

Proses penanganan berlangsung hingga pukul 08.40 WIB. Setelah pohon berhasil dievakuasi, arus lalu lintas di jalur Durenan-Trenggalek kembali normal. Selain menutup seluruh badan jalan, kejadian tersebut juga menyebabkan kabel listrik milik PLN mengalami kendur sehingga perlu mendapat penanganan.

Zuhdan mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan, agar meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan. Ia juga berharap instansi terkait dapat berkoordinasi dengan pihak pengelola jalan nasional untuk memeriksa dan memangkas pohon-pohon lain yang kondisinya dinilai berisiko.

"Kami berharap Dinas di lingkup pemerintah kabupaten, baik yang membidangi lingkungan hidup maupun perhubungan, bisa memfasilitasi penyampaian kepada Balai Jalan Nasional agar pohon-pohon lain yang terlihat rimbun dan mengkhawatirkan pengguna jalan juga segera dipangkas," pungkasnya. (*)

 

 

Reporter: Herlambang
Editor: Lutfiyu Handi

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.