11 February 2026

Get In Touch

Persiapan Angkutan Lebaran 2026, Daop 7 Madiun dan DJKA Inspeksi 12 Stasiun dan KA 

Petugas dari KAI Daop 7 Madiun dan DJKA melakukan inspeksi KA dan 12 stasiun sebagai persiapan angkutan Lebaran 2026, Selasa (10/2/2026).
Petugas dari KAI Daop 7 Madiun dan DJKA melakukan inspeksi KA dan 12 stasiun sebagai persiapan angkutan Lebaran 2026, Selasa (10/2/2026).

BLITAR (Lentera) - Memastikan kesiapan sarana dan prasarana menjelang masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun bersama Tim Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan melalui Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Surabaya, melakukan inspeksi keselamatan (ramp check) dan pemantauan Standar Pelayanan Minimum (SPM).

Kegiatan ini merupakan langkah proaktif, untuk menjamin keamanan dan kenyamanan calon pemudik yang akan melintasi atau berangkat dari wilayah Daop 7 Madiun.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari menyampaikan inspeksi ini mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 48 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Minimum untuk Angkutan Orang dengan Kereta Api.

"Tim DJKA bersama tim internal KAI telah melakukan pemantauan intensif di sepanjang lintas dan stasiun wilayah Daop 7, fokus utama kami adalah memastikan seluruh aspek keselamatan, kesehatan, dan fasilitas pelayanan penumpang berada pada performa terbaiknya," ujar Tohari, Rabu (11/2/2026).

Inspeksi dilakukan secara menyeluruh, mencakup 12 stasiun yang berada di wilayah Daop 7 Madiun dan sejumlah rangkaian kereta api, antara lain:

- Stasiun yang Diperiksa: Madiun, Ngawi, Magetan, Caruban, Nganjuk, Kertosono, Jombang, Kediri, Papar, Tulungagung, Ngunut, dan Blitar.

- Kereta Api Keberangkatan Awal Daop 7: KA Singasari, KA Bangunkarta, KA Brantas, dan termasuk KA-KA yang melintas di wilayah Daop 7 Madiun, satu diantaranya KA Dharmawangsa.

Adapun pemeriksaan, jelas Tohari dilakukan secara mendetail pada dua aspek utama: Aspek Fasilitas Stasiun : Obyek Pemeriksaan diantaranya Alat Pemadam Api Ringan (APAR), jalur evakuasi, fasilitas kesehatan (P3K, kursi roda, pos kesehatan), CCTV, ruang tunggu, toilet, musala, serta informasi jadwal dan ketersediaan tempat duduk. 

"Kemudian aspek Fasilitas di Atas KA: Rem darurat, pemecah kaca, kebersihan toilet, suhu ruangan (AC), fasilitas difabel, lampu penerangan, hingga nomor kontak kondektur dan petugas keamanan yang berdinas," jelasnya.

Sedangkan hasil inspeksi, akan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran KAI Daop 7 Madiun untuk terus konsisten meningkatkan kualitas layanan. 

“Kami berkomitmen menyediakan moda transportasi yang mengutamakan keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu. Dengan persiapan yang matang ini, kami harap masyarakat dapat menjalankan tradisi mudik Lebaran 2026 dengan tenang dan aman, sejalan dengan semangat kami: 'Semakin Melayani',” pungkasnya.

 

 

Reporter: Ais/Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.