19 March 2026

Get In Touch

Iran Mulai Gunakan Rudal Haj Qasem dalam Perang Lawan AS-Israel

Pasukan keamanan dan penyelamatan Israel bekerja di lokasi serangan Iran di Tel Aviv, Israel, 15 Maret 2026. Konflik AS-Israel-Iran memasuki hari keenam belas pada hari Minggu (Ant)
Pasukan keamanan dan penyelamatan Israel bekerja di lokasi serangan Iran di Tel Aviv, Israel, 15 Maret 2026. Konflik AS-Israel-Iran memasuki hari keenam belas pada hari Minggu (Ant)

TEHERAN (Lentera) -Iran untuk pertama kalinya menggunakan rudal Haj Qasem dalam konflik yang sedang berlangsung dengan Amerika Serikat-Israel, kantor berita Fars melaporkan pada Selasa (17/3), mengutip Garda Revolusi Iran (IRGC).

IRGC menyatakan rudal tersebut digunakan dalam rangkaian operasi militer terbaru, termasuk fase ke-59 operasi "True Promise 4" yang menargetkan pangkalan militer AS di Qatar, Kuwait, Bahrain, Uni Emirat Arab, serta Kurdistan Irak.

Garda Revolusi juga melaporkan serangan terhadap sejumlah kota di Israel, termasuk Tel Aviv, Yerusalem Barat, dan Beit Shemesh.

Menurut laporan Fars, Haj Qasem termasuk dalam rudal yang diluncurkan dalam serangan tersebut, yang menandai penggunaan perdananya dalam selama konflik saat ini.

Rudal tersebut, dikutip Antara, digunakan dalam konflik dengan Israel pada Juni 2025, digambarkan sebagai rudal balistik taktis berbahan bakar padat.

Diperkenalkan pada 2020, rudal itu diklaim memiliki jangkauan sekitar 1.400 kilometer.

Iran terus melancarkan serangan terhadap Israel dan target-target militer AS di Timur Tengah sebagai balasan atas operasi militer gabungan pada 28 Februari.

Operasi militer tersebut menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan lebih dari 150 murid sekolah perempuan di Iran selatan.

Iran melaporkan lebih dari 1.200 orang tewas dan lebih dari 17.000 lainnya terluka.

AS dan Israel awalnya mengeklaim "serangan pendahuluan" itu diperlukan untuk melawan ancaman dari program nuklir Iran, tetapi kemudian mereka mengatakan bahwa tujuannya adalah untuk mengubah rezim yang berkuasa di Iran (*)

Editor: Arifin BH

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.