02 May 2026

Get In Touch

Tinjau Kampung Ilmu Surabaya, Legislator Dorong Penguatan Wisata Pendidika

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Bambang Haryo Soekartono (kiri) saat meninjau Kampung Ilmu di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (2/5/2026) -Ant
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Bambang Haryo Soekartono (kiri) saat meninjau Kampung Ilmu di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (2/5/2026) -Ant

SURABAYA (Lentera) -Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Bambang Haryo Soekartono mendorong penguatan fasilitas kawasan wisata pendidikan di Kota Surabaya, Jawa Timur, dalam momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional, guna meningkatkan minat baca dan literasi generasi muda.

“Wisata itu tidak hanya religi, tetapi juga pendidikan. Kampung Ilmu ini merupakan ikon wisata pendidikan di Surabaya yang harus terus dikembangkan,” kata Bambang saat meninjau kawasan Kampung Ilmu di Surabaya, Sabtu (2/5/2026).

Menurut dia, keberadaan Kampung Ilmu memiliki potensi besar sebagai pusat literasi yang dapat diakses pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.

Ia menyebutkan jumlah sekolah di Surabaya yang mencapai ratusan menjadi potensi pasar literasi yang besar. Dengan ketersediaan buku yang lengkap dan beragam, kawasan tersebut dinilai mampu menjadi sarana pendukung pembelajaran di luar sekolah.

Namun demikian, Bambang menilai fasilitas penunjang di kawasan tersebut masih perlu ditingkatkan, terutama terkait kenyamanan pengunjung.

“Perlu disediakan tempat duduk yang memadai agar pengunjung bisa membaca dengan nyaman. Selain itu, infrastruktur seperti akses jalan dan drainase juga harus diperbaiki agar tidak becek saat hujan,” ujarnya.

Ia juga mendorong pemerintah daerah dan DPRD setempat untuk memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan kawasan wisata pendidikan, termasuk menjadikannya sebagai ruang publik edukatif yang representatif.

Melansir Antara, Bambang mengaitkan pentingnya penguatan literasi dengan kesiapan Indonesia menghadapi bonus demografi pada 2036, di mana mayoritas penduduk berada pada usia produktif.

“Generasi muda saat ini harus dipersiapkan dengan baik agar memiliki kemampuan intelektual yang kuat sehingga mampu bersaing dengan negara lain,” katanya (*)

Editor: Arifin BH

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.