17 June 2026

Get In Touch

Pesawat Bomber B-52 AS Jatuh saat Uji Terbang di California, 8 Awak Diduga Tewas

Pesawat pengebom (bomber) milik angkatan udara AS dilaporkan terjatuh di California. (foto: LA Times)
Pesawat pengebom (bomber) milik angkatan udara AS dilaporkan terjatuh di California. (foto: LA Times)

JAKARTA (Lentera) - Pesawat pengebom (bomber) strategis Boeing B-52 Stratofortress milik Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) dilaporkan jatuh saat menjalani misi uji terbang rutin di California pada Senin (15/6/2026). Delapan awak yang berada di dalam pesawat diduga tewas.

"Indikasi awal menunjukkan bahwa kecelakaan tersebut tidak mungkin dapat dilalui dengan selamat," demikian pernyataan Pangkalan Udara Edwards melalui pernyataan di platform X, melansir Antara, Selasa (16/6/2026).

Pesawat pengebom itu dilaporkan lepas landas sekitar pukul 11.20 waktu setempat atau Selasa (16/6/2026) pukul 01.20 WIB untuk menjalankan misi uji rutin sebelum akhirnya jatuh di kawasan timur laut Los Angeles.

Tim penyelamat langsung diterjunkan ke lokasi beberapa saat setelah pesawat menghantam daratan. Hingga kini, pihak pangkalan masih berupaya memastikan kondisi seluruh awak yang berada di dalam pesawat tersebut.

Selain melakukan proses identifikasi dan evakuasi, Angkatan Udara AS juga telah memulai penyelidikan guna mengungkap penyebab kecelakaan pesawat pengebom strategis tersebut.

Sebagai langkah penanganan darurat, militer AS menutup sementara Pangkalan Udara Edwards. Seluruh pesawat yang dijadwalkan mendarat dialihkan ke bandara alternatif.

"Semua izin kunjungan non-komersial ditangguhkan hingga pemberitahuan lebih lanjut agar pangkalan dapat memusatkan perhatian pada operasi tanggap darurat," tulis Pangkalan Udara Edwards.

Editor: Santi

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.