SURABAYA (Lentera) – Ketua DPD Demokrat Jatim, Emil Elestianto Dardak mengakui masih terdapat kekurangan dalam perjalanan kepemimpinannya selama memimpin DPD Partai Demokrat Jawa Timur. Evaluasi tersebut menjadi bekal Emil untuk kembali maju sebagai bakal calon Ketua DPD Partai Demokrat Jatim periode 2026-2031 dalam Musyawarah Daerah (Musda) VII.
Emil menyampaikan hal tersebut usai mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur di Kantor DPD Demokrat Jatim, Jalan Kertajaya Indah, Surabaya, Kamis (20/08/2026) malam.
Wakil Gubernur Jawa Timur itu mengatakan keputusannya kembali maju dalam Musda VII tidak lepas dari komunikasi yang dilakukan bersama para Ketua DPC Partai Demokrat kabupaten/kota serta para senior partai. Masukan tersebut, kata Emil, menjadi bahan refleksi untuk memperkuat organisasi ke depan.
“Dengan segala kerendahan hati merasa sangat terhormat dari komunikasi hati ke hati dengan segenap Ketua DPC. Bahkan tanpa sungkan-sungkan kami mengakui segala kekurangan dalam perjalanan memimpin Partai Demokrat,” kata Emil.
Menurut Emil, proses evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya menyongsong masa depan Partai Demokrat Jawa Timur yang lebih baik. Ia menyebut pembenahan organisasi menjadi salah satu fokus yang akan dibawa dalam Musda VII.
“Dengan semangat menyongsong masa depan yang lebih baik lagi bagi Partai Demokrat serta pembenahan-pembenahan yang sudah ada dalam pembahasan kami, maka kami mantap melangkahkan kaki bersama dengan ketua-ketua DPC untuk mengikuti Musda ke-VII Partai Demokrat Jawa Timur,” terangnya.
Emil yang maju sebagai petahana juga menegaskan proses Musda harus berjalan sesuai mekanisme organisasi dengan tetap menjaga profesionalitas dan independensi panitia.
“Saya mungkin dapat dikatakan mendaftar sebagai incumbent atau petahana, yang mana saya punya tanggung jawab juga untuk kemudian memastikan bahwa kepanitiaan proses ini di saat yang sama harus berjalan profesional dan independen,” tuturnya.
Pengembalian formulir Emil dilakukan setelah sebelumnya mengambil formulir pada Minggu (16/08/2026). Berkas pendaftaran tersebut kemudian diperiksa oleh Panitia Pengarah (Steering Committee/SC) Musda VII Partai Demokrat Jawa Timur.
Dalam proses pengembalian formulir tersebut, Emil hadir bersama sejumlah Ketua DPC Partai Demokrat kabupaten/kota se-Jawa Timur serta kader dan pengurus partai.
Emil menyebut kehadiran para Ketua DPC menjadi bagian dari kebersamaan yang telah terbangun selama periode kepengurusan sebelumnya. Komunikasi dengan jajaran DPC, menurutnya, dilakukan untuk menyerap masukan terkait arah organisasi ke depan.
“Ini langkah kita bersama-sama. Bukan langkah pertama karena kita sudah bersama-sama dalam kepengurusan Partai Demokrat selama satu periode sebelumnya,” paparnya.
Musda VII Partai Demokrat Jawa Timur dijadwalkan berlangsung pada 29 Agustus 2026. Emil berharap seluruh tahapan Musda dapat berjalan lancar dan menjadi momentum konsolidasi bagi Partai Demokrat Jawa Timur.
“Kami doakan kepada panitia semoga Musda VII Partai Demokrat Jawa Timur berjalan dengan lancar, sukses, dan penuh berkah,” pungkasnya. (*)
Reporter: Pradhita
Editor: Lutfiyu Handi





.jpg)
