09 September 2026

Get In Touch

Gubernur Khofifah Terus Lakukan Pengendalian Inflasi dan Penguatan Ketahanan Pangan   

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat pasar murah di Lapangan Lumbang (Koramil), Desa Cukurguling, Kecamatan Lumbang, Minggu (6/9/2026).
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat pasar murah di Lapangan Lumbang (Koramil), Desa Cukurguling, Kecamatan Lumbang, Minggu (6/9/2026).

PASURUAN (Lentera) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terus berupaya melakukan pengendalian inflasi dan penguatan ketahanan pangan Jawa Timur dengan menggelar pasar murah. Kali ini digelar di Lapangan Lumbang (Koramil), Desa Cukurguling, Kecamatan Lumbang, Minggu (6/9/2026).

Pasar murah di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan pokok dengan harga terjangkau dilakukan setelah menyalurkan bantuan air pada masyarakat yang menghadapi dampak kekeringan. 

Kegiatan ini mendapat antusiasme masyarakat. Selain dapat membeli sejumlah kebutuhan pokok dengan harga di bawah atau terjangkau dibandingkan harga pasar, masyarakat juga mendapat perhatian langsung dari Gubernur Khofifah.

Dalam kesempatan ini, Khofifah menyerahkan beras SPHP kepada puluhan warga lanjut usia. Ia juga membagikan sembako secara gratis kepada masyarakat sekitar. Tidak hanya menyasar kebutuhan keluarga, perhatian Khofifah juga diberikan kepada anak-anak yang hadir di lokasi dengan membagikan paket mainan.

Khofifah mengatakan, Pasar Murah merupakan salah satu bentuk intervensi pemerintah untuk menjaga keterjangkauan harga pangan sekaligus membantu masyarakat, terutama ketika menghadapi kondisi yang tidak mudah seperti musim kemarau panjang.

"Pasar Murah ini rutin kita lakukan. Hari ini di Lumbang yang kebetulan sedang menderita kekeringan. Tadi kita sudah memberikan bantuan air bersih, dan sekarang disusul dengan Pasar Murah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," ujarnya

Khofifah menambahkan, penanganan dampak kekeringan tidak cukup hanya dengan memastikan ketersediaan air bersih. Kondisi tersebut juga dapat memberikan tekanan tambahan terhadap ekonomi rumah tangga, sehingga dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan pokok menjadi bagian penting dari intervensi pemerintah.

Maka dari itu, Pemprov Jatim menghadirkan berbagai komoditas pangan pokok dalam Pasar Murah dengan harga terjangkau. Masyarakat dapat memperoleh beras premium seharga Rp14.000 per kilogram, beras medium SPHP Rp11.000 per kilogram, minyak goreng Rp13.000 per liter, dan tepung terigu Rp10.000 per kilogram.

Komoditas lainnya yang tersedia antara lain gula pasir Rp14.000 per kilogram, bawang putih Rp6.000 per 250 gram, bawang merah Rp6.000 per 250 gram, paket cabai Rp5.000 per 200 gram, telur ayam ras Rp20.000 per pak, serta daging ayam ras Rp32.000 per pak. Pasar Murah juga menghadirkan sejumlah produk industri kecil dan menengah (IKM).

Khofifah menegaskan, intervensi tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah untuk membantu masyarakat menghadapi tekanan akibat kemarau yang berlangsung cukup panjang. Pemerintah, kata dia, akan terus berupaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terjaga.

"Kita memang sedang mengalami kemarau lumayan panjang. Saya mengerti betapa sulitnya ini untuk masyarakat. Mudah-mudahan, dengan bantuan dan intervensi pemerintah, beban masyarakat bisa sedikit berkurang," ungkapnya.

Di tengah kondisi saat ini, Khofifah juga mengajak masyarakat untuk menjaga kekuatan sosial melalui semangat gotong royong. Menurutnya, kepedulian antarwarga menjadi sangat penting, terutama ketika sebagian masyarakat menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sementara bagi warga, kehadiran Pasar Murah memberikan manfaat langsung. Bawon (47), warga yang datang bersama saudaranya, Nunung Sri Astuti (46), mengaku baru pertama kali mengikuti kegiatan Pasar Murah. Sejumlah bahan pokok yang dibelinya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

"Saya selama ini tidak pernah dapat bantuan, baru kali ini merasakan. Dan baru pertama ini juga belanja di pasar murah. Alhamdulillah tadi diberi beras gratis langsung dari Bu Khofifah," kata Bawon.

Nunung Sri Astuti juga mengaku senang mendapat kesempatan bertemu langsung dengan Gubernur Khofifah sekaligus menerima bantuan beras.

"Terima kasih, Bu Khofifah. Saya senang sekali. Tadi waktu dapat beras, juga sempat salaman langsung. Baik sekali. Mudah-mudahan sehat terus, Bu Khofifah," pungkasnya. (*)

Editor: Lutfiyu Handi

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.