13 September 2026

Get In Touch

Rektor UWG Malang Buka PKKMB: Jangan Kehilangan Etika di Era AI

Rektor UWG Malang, Dr. Anwar, SH., MHum, secara simbolis memberikan atribut kampus kepada perwakilan mahasiswa baru dalam pembukaan PKKMB, Minggu (13/9/2026). (foto: Humas UWG Malang)
Rektor UWG Malang, Dr. Anwar, SH., MHum, secara simbolis memberikan atribut kampus kepada perwakilan mahasiswa baru dalam pembukaan PKKMB, Minggu (13/9/2026). (foto: Humas UWG Malang)

MALANG (Lentera) -Di tengah era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang semakin pesat merambah dunia pendidikan dan pekerjaan, kemampuan akademik saja dinilai tak cukup. Ribuan mahasiswa baru Universitas Widya Gama (UWG) Malang justru diingatkan untuk tidak kehilangan etika dan integritas ketika memanfaatkan teknologi yang terus berkembang.

Pesan tersebut disampaikan Rektor UWG Malang, Dr. Anwar, SH., MHum., saat membuka Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027 di Kampus 2 UWG Malang, Minggu (13/9/2026).

"Kemampuan akademik tanpa integritas dapat kehilangan arah. Fenomena orang pintar yang kemudian terjerumus dalam korupsi, menjadi pengingat pentingnya pendidikan karakter di perguruan tinggi," ujarnya.

Karena itu, nilai tersebut menjadi bagian dari tema PKKMB UWG Malang 2026, yakni "Membentuk Generasi Unggul yang Beradab, Adaptif, dan Berdampak Menuju Indonesia Emas 2045".

Anwar menjelaskan, kata "beradab" dalam tema tersebut bukan sekadar slogan. Nilai itu diharapkan menjadi karakter mahasiswa ketika kelak memasuki dunia profesional, baik sebagai birokrat, pemimpin lembaga, profesional maupun pelaku usaha.

Sementara "adaptif", menurutnya menunjukkan kemampuan mahasiswa menghadapi perubahan zaman. Termasuk ketika AI dan transformasi teknologi semakin memengaruhi pola belajar, dunia kerja, hingga kehidupan masyarakat.

Mahasiswa, kata Anwar, tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi. Mereka harus mampu memahami perkembangan teknologi secara kritis, memilih penggunaannya secara tepat, serta tetap menempatkan etika dan nilai kemanusiaan sebagai pijakan.

Dalam kesempatan itu, Anwar juga memperkenalkan sejumlah kekuatan akademik yang dimiliki kampusnya kepada para mahasiswa baru. "UWG memiliki sejumlah profesor. Saat ini, terdapat pula dosen yang tengah berproses menuju profesor di bidang Artificial Intelligence (AI)," katanya.

Anwar juga menyampaikan, UWG Malang masuk dalam 81 kampus terbaik di Indonesia. Menurutnya, capaian tersebut seharusnya menjadi alasan bagi mahasiswa baru untuk optimistis menjalani pendidikan di UWG.

Ia juga mengenalkan mahasiswa mengenai sejarah panjang UWG Malang sebagai salah satu perguruan tinggi yang telah lama berdiri di Kota Malang. UWG, menurutnya, memiliki alumni yang kini menempati berbagai posisi strategis di pemerintahan maupun bidang kehidupan masyarakat.

Salah satunya, Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia sekaligus Ketua Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas), Widianto Saputro, yang merupakan alumni UWG Malang. Widianto juga turut hadir dalam pembukaan PKKMB sebagai pengisi stadium general.

Ketua Pelaksana PKKMB UWG Malang, Prof. Dr. Ana Sopanah Supriyadi, SE., MSi., Ak., CMA., dalam laporannya menyampaikan, target penerimaan mahasiswa baru sebanyak 1.200 orang telah terlampaui. 

Ia pun meminta mahasiswa memanfaatkan kesempatan menempuh pendidikan tinggi dengan sebaik-baiknya.

Ana juga mengingatkan mahasiswa agar tidak menjalani kehidupan kampus secara pasif. Menurutnya, masa kuliah harus dimanfaatkan untuk mengembangkan kompetensi, membangun pengalaman, memperluas jejaring, serta menghasilkan prestasi.

"Jangan jadi mahasiswa kupu-kupu, kuliah pulang-kuliah pulang. Jadilah mahasiswa yang produktif, aktif, dan berprestasi. Jadilah generasi unggulan yang beradab," pesannya.

Sebagai informasi, PKKMB UWG Malang sendiri berlangsung pada 13 hingga 16 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi tahap awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal sistem perkuliahan, fasilitas kampus, kehidupan akademik serta berbagai aktivitas kemahasiswaan.

Reporter: Santi Wahyu|Editor: Arifin BH

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.