PALANGKA RAYA (Lentera) - Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya terus memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian rabies. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menggencarkan pemberian vaksinasi gratis bagi hewan penular rabies (HPR), khususnya anjing, kucing, dan kera.
Upaya pencegahan rabies ini mendapat dukungan penuh dari Ketua Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Sigit Widodo, karena langkah ini penting guna meminimalkan risiko gigitan serta potensi penularan rabies di wilayah setempat.
"Kami mendukung program tersebut sebagai langkah antisipasi untuk mencegah penularan penyakit rabies kepada manusia," papar Sigit, Minggu (13/9/2026).
Berdasarkan informasi dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Palangka Raya, ditargetkan sekitar 8.000 ekor hewan mendapatkan vaksinasi rabies sepanjang 2026.
Tercatat hingga Juli 2026, realisasi vaksinasi telah mencapai sekitar 3.000 ekor hewan. Pelayanan ini akan terus berjalan hingga akhir tahun demi mengejar target minimal 80 persen dari sasaran.
"Kegiatan akan terus dijalankan sampai mencapai target 8.000 ekor pada Desember 2026, sedangkan per Juli lalu sudah mencapai sekitar 3.000-an ekor yang tervaksin,” tuturnya.
Ia menambahkan, hingga saat ini belum ditemukan indikasi adanya hewan yang terjangkit rabies di wilayah Palangka Raya. Namun demikian, tindakan aktif melalui kegiatan vaksinasi dan pemantauan terpadu tetap perlu dilakukan.
“Selain vaksinasi, petugas juga perlu memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya pemilik hewan peliharaan, akan pentingnya menjaga dan mengawasi hewan peliharaan agar tidak berkeliaran bebas, untuk meminimalisir risiko gigitan serta potensi penularan,” jelasnya.
Sigit mengajak masyarakat memanfaatkan layanan vaksinasi rabies dengan sistem jemput bola (door-to-door), dimana petugas mendatangi langsung rumah warga yang memiliki hewan peliharaan.
Selain itu, masyarakat dapat mengajukan permintaan pelayanan maupun pengaduan melalui media sosial resmi dan SMS Center DPKP Kota Palangka Raya.
"Kesadaran pemilik hewan menjadi kunci keberhasilan program ini, selain itu petugas tidak hanya menunggu pemilik hewan peliharaan datang, tetapi petugas juga siap untuk mendatangi,” pungkasnya.
Reporter: Novita|Editor: Arifin BH




.jpg)
