07 October 2026

Get In Touch

Dampak Ledakan Ruko San Antonio, Kaca Pecah hingga Atap Rumah Warga Ambrol

Kondisi kaca pecah akibat ledakan di Kawasan Ruko San Antonio. (Amanah/Lentera)
Kondisi kaca pecah akibat ledakan di Kawasan Ruko San Antonio. (Amanah/Lentera)

SURABAYA (Lentera) -Ledakan di kawasan ruko San Antonio, Pakuwon City, Mulyorejo, Surabaya, pada Senin (6/10/2026) pagi menyebabkan sejumlah bangunan di sekitar lokasi mengalami kerusakan. 

Kaca ruko pecah berhamburan, sementara sejumlah atap rumah warga di belakang lokasi kejadian dilaporkan ambrol.

Kerusakan pada ruko mayoritas terlihat pada bagian fasad dan lantai dua. Pecahan kaca serta rontokan kusen jatuh ke area bawah dan berpotensi membahayakan warga yang melintas.

Komandan Rescue, Muhammad Didik Hari Santoso, mengatakan kerusakan di area permukiman yang berada tepat di belakang lokasi ledakan relatif lebih berat dibandingkan bangunan ruko di sisi depan.

"Kalau yang di balik TKP itu adalah perumahan, rata-rata atapnya yang ambrol, kalau yang di sini rata-rata hanya kaca. Atap ini dampak dari kaca juga yang di lantai dua. Dia pecah juga, akhirnya jatuhnya ke sini," kata Didik saat di lokasi, Selasa (6/10/2026).

Selain kaca dan atap, tekanan ledakan juga membuat sejumlah pintu ruko melengkung sehingga sulit dibuka. Petugas kemudian melakukan penanganan terhadap pintu-pintu tersebut agar akses ke dalam bangunan dapat kembali dibuka.

"Ada beberapa pintu yang memang agak meleot sehingga sulit untuk dibuka. Tapi kita paksa sedikit, akhirnya bisa dibuka," katanya.

Sejak pagi hingga siang, Tim Rescue melakukan pembersihan material pascaledakan, terutama pecahan kaca yang berserakan di sekitar lokasi.

Menurut Didik, pembersihan dilakukan untuk mencegah adanya korban tambahan akibat material berbahaya yang masih berada di sekitar lokasi kejadian.

"Untuk kegiatan mulai pagi hari sampai siang hari ini di lokasi ledakan yang ada di San Antonio, kita melakukan pembersihan kaca-kaca yang terdampak dari ledakan. Maksud dan tujuannya untuk mengamankan warga yang lalu lalang di sini agar tidak ada korban tambahan," jelasnya.

Sebanyak 15 personel Rescue diterjunkan dalam proses evakuasi dan pembersihan tersebut. Penanganan juga didukung Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya dengan kendaraan pengangkut puing.

Petugas membersihkan pecahan kaca, kusen, serta material lain yang berpotensi jatuh maupun melukai warga. Penanganan dilakukan secara bertahap sembari menunggu pendataan lebih lanjut mengenai tingkat kerusakan bangunan di sekitar lokasi.

Didik mengatakan pembersihan material tersebut juga diperlukan agar aktivitas warga dan pelaku usaha di sekitar lokasi dapat kembali berjalan setelah kondisi dinyatakan aman.

"Upaya yang dilakukan ini supaya perekonomian di sini juga tetap jalan. Para pelaku usaha tidak sampai rugi dan tidak sampai tutup terlalu lama," pungkasnya.

Diketahui, hingga Selasa siang, material kaca dan sejumlah puing di sekitar lokasi ledakan mulai dibersihkan. Sementara pendataan terhadap bangunan yang terdampak masih dilakukan oleh pihak berwenang.

Reporter: Amanah|Editor: Arifin BH

 

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.